Monday, October 14, 2019
Home > Pemkab Lombok Utara > OPTIMALKAN PERIZINAN, DTKPMPTSP KLU GELAR SOSIALISASI UNTUK PARA PENGUSAHA/KONTRAKTOR LOMBOK UTARA

OPTIMALKAN PERIZINAN, DTKPMPTSP KLU GELAR SOSIALISASI UNTUK PARA PENGUSAHA/KONTRAKTOR LOMBOK UTARA

Gambar mungkin berisi: 4 orang, orang duduk dan dalam ruangan

Diskominfo KLU, Tanjung – Dalam meningkatkan perekonomian daerah di Kabupaten Lombok Utara, Dinas Tenaga Kerja Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DTKPMPTSP) KLU menggelar kembali sosialisasi perizinan yang bertempat di Hotel Mina Tanjung, Rabu (24/07/2019).

Dengan mengundang 25 pengusaha/kontraktor yang ada di Kabupaten Lombok Utara, DTKPMPTSP KLU berupaya mengoptimalkan pelayanan perizinan bagi para investor yang ingin menanamkan modalnya di berbagai sektor potensial yang terdapat di daerah Kabupaten Lombok Utara seperti pertanian, perikanan, perkebunan, pertambangan, perhotelan, ataupun yang lainnya.

Sekretariat DTKPMPTSP KLU Yarsa, S.Sos mengungkapkan bahwa banyak para pengusaha yang mengurus izin atas usahanya di Kabupaten Lombok Utara ketika usahanya sudah lama berjalan, sehingga hal tersebut menjadi perhatian bagi Pemerintah Daerah khususnya DTKPMPTSP KLU untuk terus mengimbau kepada pelaku usaha agar mengurus segala bentuk dokumen perizinan terlebih dahulu sebelum menjalankan usahanya, hal itu semata-mata untuk menghindari resiko yang cukup berat kedepannya.

“Sebelum Ibu Bapak melaksanakan kegiatan usaha, setidak-tidaknya harus mengurus perizinan terlebih dahulu, apapun bentuk usahanya, jangan nanti kegiatan usahanya sudah lama berjalan baru sibuk-sibuk ngurus izin, Karena itu resikonya besar” Jelas Yarsa.

Berdasarkan PP No. 24 Tahun 2018 Tentang Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik, DTKPMPTSP KLU terus berupaya untuk mensosialisasikan kepada masyarakat terkait dengan perizinan berbasis digital elektronik melalui Online Single Submission (OSS).

DTKPMPTSP KLU mengimbau kepada para pengusaha/kontraktor yang sudah memiliki Sertifikat Badan Usaha (SBU), Sertifikat Keahlian (SKA) dan Sertifikat Keterampilan (SKT) untuk segera Digitalisasi Elektronik paling lambat 30 September 2019, hal itu berdasarkan surat edaran Menteri PUPR No. 06/SE/M/2019.

Bagi seluruh pengusaha/kontraktor yang tidak melakukan Digitalisasi Elektronik, setelah tanggal 30 September 2019 nanti SBU, SKA, dan SKT lama yang dipegang dianggap sudah tidak berlaku lagi.

Persyaratan mutlak yang harus dilakukan oleh para penanggungjawab perusahaan atau Direktur Utama Perusahaan yaitu dengan memphoto dengan memegang Sertifikat Badan Usahanya yang lama. Ada sebuah Aplikasi yang bisa memudahkan para pengusaha/kontraktor untuk melakukan Digitalisasi Elektronik sehingga bisa mensubmit semua dokumen-dokumen yang dipersyaratkan.

(Yoan) Photo : Idham

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *